Dialog Sederhana
Sosok pemuda yang penuh arti
Melangkah tegap hiraukan lelah
Tak gentar lalui kerumunan hiasi langit gelap
Menuntun orang tua yang pikun akan dirinya
Bersanding makan di resto pusat kota
Tak malu bawa ayah tercinta yang tua renta
Sabar bantu sampai selesai
Walau mata tajam melirik arah padanya
Melihat tingkah makan yang berbeda
Karena tangan gemetar haburkan makanan tercecer sana sini
Kotori kemewahan yang tersaji
Jadi cibiran saat bertingkah
Pemuda kembalikan tempat jadi semula
Berkemas bersih untuk sang ayah
Senyum terlukis manis menatap wajah keriput
Hendak melangkah pergi hampiri rumah
Pemilik resto mengejar berucap lantang ke pemuda itu
"Terima kasih. Anda telah meninggalkan sesuatu yang berharga di restoran kami"
Menoleh dengan wajah bingung berbuat apa
"Barang berharga apa yang telah kutinggalkan?" tanya pemuda menggenggam erat tangan lemah yang renta
"Engkau telah meninggalkan pembelajaran
yang mahal pada kami semua
Tentang luhurnya nilai berbakti pada orang tua" seru pemilik resto menepuk pundak pemuda
Senyum terukir lebih manis terlihat sudah
Bukan, bukan pemuda itu yang beri senyum
Tapi lelaki tua renta dengar dialog sederhana
Bilik imaji , 2018
Komentar
Posting Komentar